REVIEW BUKU “KENANGAN MASA LAMPAU” ZAMAN KOLONIAL HINDIA BELANDADAN ZAMAN PENDUDUKAN JEPANG DI BALI (bag 2)
Sunday, February 10, 2019
Add Comment
Awalnya
sebelum menduduki wilayah Hindia-Belanda banyak warg Jepang di wilayah Hindia
Belanda sebagai spion-spion pemerintahan Kemiliteran Jepang. Jadi banyak sekali
orang Jepang yang menyamar sebagai pedagang yang menawarkan dagangannya. Sebenarnya
mereka sedang memata-matai wilayah Hindia Belanda.
Pada
waktu pendudukan Jepang pemerintahan Jepang meminta Pekerja Rumosha. Para pekerja
ini diambil dari para pemuda yang mengganggur dan mereka mau menjadi Pekerja Rumosha
tanpa paksaan. Karena dari pada mengganggur lebih baik bekerja dengan upah seadanya
menjadi pekerja Rumosha.
Pada
waktu itu di Bali sangat sulit tentara jepang untuk mencari perempuan
penghibur. Di Bali dan di Gianyar khususnya tidak ada wanita tuna susila yang
menjalankan profesi yang notabennya maksiat itu secara terbuka. Berbeda sekali dengan
keadaan yang terjadi di pulau Jawa. Di kota-kota besar di Jawa dapat dengan
mudah menemukan wanita tuna susila pada waktu itu.
Pada
saat pendudukan Jepang masyarakat Bali sangat kasihan dan menyedihkan. Jepang saat
itu merampah sebagian besar hasil buli masyarakat Bali. Sudah banyak pemudanya
diambil untu pekerja Rumosha hasil buminya pun juga. Maka saat itu penduduk Bali
menjadi kelaparan, kurus, bahkan banyak yang sampai telanjang karena tidak
punya uang untu membeli sandang.
Pak
Soekarno juga pernah berkunjung ke Gianyar saat itu. Beliau berkunjung ke
Gianyar setelah dari Makasar. Kami dan masyarakat sangat senang mendengar
berita itu. Beliau berpidato disana, tetapi pidato Beliau dianggap tidak
berfaedah. Pidato Soekarno dianggap seperti sudah disetting oleh pihak Jepang.
Karena
kota Hirosima dan Nagasaki telah hancur oleh bom atom sekutu dan tidak tega
melihat rakyatnya menderita maka Angkatan Perang Jepang dan Pemerintahaanya
menyerah pada sekutu. Pada saat terjadi peristiwa besar seperti perpindahan/pergantian
politik/musibah besar, biasanya penduduk menandai dengan suati kejadian alam
yang yang tak biasa terlihat. Pada saat bintang berekor terlihat melintasi langit
timur dahulu terjadi Perang Badung. Saat terjadinya kekalahan Belanda oleh
Jepang, dan kekalahan Jepang oleh sekutu juga terjadi peristiwa seperti itu.
Kekalahan
Jepang oleh sekutu juga ditandai oleh suatu peristiwa. Penduduk menandai
peristiwa ini dengan beterbangannya kupu-kupu kuning ke arah timur laut. Penduduk
mengartikan peristiwa ini bahwa Jepang akan pergi dari tanah air Indonesia.
Bung Karno dan Bung
Hatta kemudian memploklamasikan kemerdekaan Indonesia setelah Jepang menyerah
dari sekutu. Peristiwa ini pun disiarkan melalui siaran radio keseluruh
Indonesia dan Internasional. Akan tetapi di sini warga beraktivitas sepperti
biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa.Mau tahu kisah bagian awalnya di Bagian 1

0 Response to "REVIEW BUKU “KENANGAN MASA LAMPAU” ZAMAN KOLONIAL HINDIA BELANDADAN ZAMAN PENDUDUKAN JEPANG DI BALI (bag 2)"
Post a Comment